Usaha
Barang dan Jasa “ Bisnis Fotocopy”
Pendahuluan
Bisnis bisa dilakukan dimana saja tanpa kita
ketahui kita sudah melakukan kegiatan bisnis. Bisnis sendiri adalah aktivitas
(yang menjual barang atau jasa) yang mendatangkan keuntungan dan dikenal oleh
masyarakat. Pada saat ini, masyarakat indonesia berbondong-bondong
melakukan kegiatan bisnis namun para remaja masih saja ada yang bingung dengan bagaimana memafaatkan dan tujuan dari bisnis meraka.
Padahal, jika kita pamahami lebih dalam tentang bisnis, kita akan mendapatkan
keuntungan yang kita inginkan dalam aktivitas bisnis tersebut. Jika kita serius
dalam menjalankan bisnis, maka bisnis tersebut akan berkembang dan maju.
Menjamurnya para pewiraswastaan membuat kita
berinovatif untuk menciptakan produk/ jasa yang baru. Untuk itu diperlukan
orang yang berwawasan luas untuk menciptakaan sesuatu yang baru dengan adanya
produk barang /jasa yang baru akan terbukanya peluang perkerjaan yang baru. Dan
itu berarti kita meminilmalkan pengangguran yang ada di indonesia. Indonesia di
sebut juga dengan negara yang berkembang, negara yang dominannya adalah anak
muda. Para pebisnis harusnya bisa melihat peluang ini dengan melihat banyaknya
sekolah – sekolah dan perkantoran yang didirikan. Mereka juga perlu dilengkapi
dengan kelengkapan alat tulis dan yang lainnya. Dan salah satunya adalah dengan
membuka bisnis fotocopy. Maka dari itu, penulis ingin membahas salah satu Tulisan
saya ini yang berjudul “ Bisnis Usaha Barang dan Jasa Fotocopy ”. Semoga tulisan
diharapkan dapat memberikan manfaat baik yang berharga bagi penulis maupun
pembaca. Adapun manfaat yang diharapkan penulis yaitu, dapat menjadi bahan
referensi untuk bahan pembelajaran, dapat menambah wawasan bagi penulis dan
pembaca tentang bisnis, dapat memenuhi tuntutan tugas pengantar bisnis
yang bermuatan soft skill kelas 1EB32 tahun akademik 2014/2015, dapat menjadi salah satu sarana pengetahuan.
Dalam karya tulis ini, digunakan metode studi pustaka yaitu
metode penulisan karya ilmiah dengan mengumpulkan bahan-bahan, materi-materi,
data-data, dan informasi-informasi yang diperoleh dari buku-buku, situs-situs
internet atau jurnal yang tersedia.
Isi
Tulisan
Bisnis
fotocopy sudah lama dikenal sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan, apalagi
bila kita berlokasi ditempat yang strategis. Jika Anda menemukan lokasi yang berada di dekat sekolah atau
universitas, sepertinya cocok sekali jika menjalankan usaha foto copy. Bisnis
fotocopy ini masih tetap menjanjikan dan selalu memiliki pasar. Namun sebelum
memutuskan usaha tersebut, cobalah melakukan riset kecil-kecilan. Pada saat jam
sekolah atau kuliah, coba perhatikan
seberapa sering mereka melakukan aktifitas foto copy. Setelah itu ada berapa
tempat foto copy yang ada di sekitar sekolah atau universitas tersebut. Jika
tempat foto copy yang sudah ada selalu ramai, itu artinya pasar masih terbuka.
Lakukan hal yang sama dengan usaha rental
komputer.
Kemudian cobalah evaluasi hasil riset tadi, mana yang paling
dibutuhkan pasar. Cek berapa harga yang
mereka harapkan dan seberapa cepat pelayanan yang bisa dilakukan. Apakah perlu
membeli juga mesin press/laminating, atau cukup foto copy dan jilid saja.
Jangan lupa juga persiapan modal cadangan dan supplier. Terutama untuk barang
yang banyak terpakai/terjual seperti ATK, kertas, toner/tinta, dan lainnya.
Pastikan anda mendapatkan supplier yang baik dan pasokan yang cukup. Jangan
sampai usaha sudah ramai tapi sering kehabisan stock karena perlu beberapa hari
untuk mendapatkan barang. Hal ini bisa membuat konsumen lari ke pesaing anda.
Menjaga kualitas dan mutu dari apa yang mereka jual, menjaga
kerapian dan keindahan dari setiap order dari mereka. Usaha
ini sangat memiliki prospek cerah untuk jangka waktu yang lama, akan tetapi
harus juga mengimbangi dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang karena
produsen foto copy selalu memunculkan produk-produk foto copy terbaru. Untuk
itu dia berencana akan membuka rental komputer juga di ruko tersebut, dan
memanfaatkan mesin foto copy sebagai printernya bisa dikatakan mesin yang di
gunakan Digital Multi-funtion.Dia juga mengimbuhkan semua pesaing datang dari
semua foto copy yang ada, terlebih lagi fotocopy yang buka di sepanjang jalan
tempat usahanya, bersaing secara sehat, dan mereka percaya rezeki orang itu
sendiri- sendiri.
1. Peluang
Pasar
-
Fotokopi, penjilidan, printing, ketik,
dan laminating merupakan aktivitas yang dekat dengan mahasiswa dan memang
dibutuhkan mahasiswa untuk menunjang kegiatan perkuliahannya, sehingga
kebutuhan mahasiswa akan usaha ini cukup tinggi.
-
Bisnis ini juga menyediakan berbagai
jasa yang berhubungan dengan pengetikan dengan harga yang terjangkau dan sesuai
dengan standar harga fotokopi di tempat-tempat lain, bahkan untuk beberapa
jenis jasa ada yang harganya lebih murah bila dibandingkan dengan harga di
tempat-tempat lain.
-
Dengan adanya jasa fotokopi dan berbagai
kelengkapan yang ditawarkan maka hal ini merupakan modal utama untuk merebut mangsa
pasar yang sebelumnya dikuasai oleh tempat-tempat lain ( para pesaing ). Selain
itu, para pebisnis biasanya menyediakan jasa tambahan berupa pengambilan dan
pengantaran materi yang akan dan sudah difotokopi, diprint, dijilid, maupun
diketik.
Harga
yang ditawarkan foto copy bermacam-macam antara lain :
Fotocopy Biasa / 70 gr = Rp. 100,-
/ lembar
Fotocopy Biasa / 80 gr = Rp. 125,- / lembar
Jilid Mika = Rp. 2500,-
Jilid Biasa = Rp. 3000,-
Jilid Laminating = Rp. 6000,-
Jilid Skripsi = Rp. 12000,-
Fotocopy Biasa / 80 gr = Rp. 125,- / lembar
Jilid Mika = Rp. 2500,-
Jilid Biasa = Rp. 3000,-
Jilid Laminating = Rp. 6000,-
Jilid Skripsi = Rp. 12000,-
Analisis keuangan
1. Kertas
: Rp 25.000 : 500 Lembar = Rp 50 ,-
2. Tinta
: Rp 95.000 : 20.000 Lembar = Rp 5 ,-
3. Listrik
: Rp 100.000 : 39.000 Lembar = Rp 4 ,-
4. Tenaga
: Rp 500.000 : 39.000 : 4 Karyawan = Rp 2 ,-
5. Sp.part
: Rp 4.000.000 : 2.000.000 Lembar = Rp 4 ,-
Total Rp 65 ,-
Pendapatan
Rp. 2.500.000 perminggu x 4 = Rp. 10.000.000,-/bulan
Rp. 2.500.000 perminggu x 4 = Rp. 10.000.000,-/bulan
Pengeluaran
Biaya Pembelian Bahan Baku :
1. Rp. 1.250.000,00 (pembelian kertas/bulan)
2. Rp. 250.000,00 (pembelian tinta/bulan)
Biaya Operasional Perbulan :
Gaji karyawan = Rp. 800.000 / bulan
Membayar Listrik = Rp. 4.000.000 / bulan
Biaya tak terduga = Rp. 400.000 / bulan
Keuntungan
Laba Bersih : Rp. 10.000.000,00 – Rp. 6.700.000,00 = Rp. 3.300.000,00 / bulan
Omset
dengan asumsi ;
Copy A4 : 1000 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari= Rp.4.500.000,-
Copy bolak-balik A4:500 lembar/hari@Rp. 200/lembar X 30hari=Rp.3.000.000,-
Copy A3 : 50 lembar/hari @Rp. 350/lembar X 30hari = Rp. 525.000,-
Copy Folio :100 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari = Rp. 450.000,-
Print B/W A4 : 50 lembar/hari @Rp. 500/lembar X 30hari = Rp. 750.000,-
Total = Rp. 9.225.000,-
Biaya Kertas ;
Copy A4 : 1000 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari= Rp.4.500.000,-
Copy bolak-balik A4:500 lembar/hari@Rp. 200/lembar X 30hari=Rp.3.000.000,-
Copy A3 : 50 lembar/hari @Rp. 350/lembar X 30hari = Rp. 525.000,-
Copy Folio :100 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari = Rp. 450.000,-
Print B/W A4 : 50 lembar/hari @Rp. 500/lembar X 30hari = Rp. 750.000,-
Total = Rp. 9.225.000,-
Biaya Kertas ;
A4 : Rp. 25.000/Rim, 1 rim 500 lembar
A3 : Rp. 50.000/rim, 1 rim 500 lembar
Folio : Rp. 26.000/Rim, 1 rim 500 lembar
A3 : Rp. 50.000/rim, 1 rim 500 lembar
Folio : Rp. 26.000/Rim, 1 rim 500 lembar
Copy A4 :1000 lembar/hari = 60 Rim X Rp.25.000 = Rp. 1.500.000,-
Copy bolak-balik A4: 500 lembar/hari = 30 Rim X Rp. 25.000 = Rp. 750.000,-
Copy A3:50 lembar/hari X 30hari=1500lmbar(3 Rim) XRp.50.000 =Rp.150.000,-
Copy Folio:100 lembar/hari X 30hari= 6 Rim X Rp.26.000 = Rp.156.000,-
Print B/W A4: 50 lembar/hari X 30hari= 3 Rim X Rp.25.000 =Rp. 75.000,-
Total = Rp. 2.631.000,-
Cost Copy Spare Part & Consume part sekitar Rp. 9,89,-/lembar, itu sudah termasuk biaya drum, magnet roll, Upper, Lower, cleaning webb, blade, sponge roll, double pick up roll, single pick up roll, regist, & tinta.
Copy A4 :1000 lembar/hari
Copy bolak-balik A4 : 500 lembar/hari
Copy A3 :50 lembar/hari
Copy Folio :100 lembar/hari
Print B/W A4 : 50 lembar/hari
Total : 1.700 lembar X Rp. 9,89 = Rp. 16.813 X 30 hari = Rp. 504.390,-
Jadi Profit kotornya adalah Rp. 9.225.000 – Rp. 2.631.000 – Rp. 504.390 = Rp. 6.089.610,-
Biaya Usaha
Biaya Usaha terdiri dari penjumlahan biaya listrik, biaya penyusutan bulanan & sewa kios / bulan.
Biaya penyusutan : 25 % dari investasi dibagi 12 bulan
25% X Rp. 28.000.000 = Rp. 7.000.000 : 12 Bulan = Rp. 583.334 / bulan
Biaya listrik dengan asumsi Rp. 500.000 / bulan
Biaya sewa kios per Bulan sekitar Rp. 1.000.000 / bulan
Biaya Usaha per bulannya adalah Rp. 2.083.334
Profit Bersih
Profit Bersih = Profit Kotor – Biaya Usaha
= Rp. 6.089.610 – Rp. 2.083.334
= Rp. 4.006.276
BEP = Biaya Investasi : Profit Bersih
= Rp. 28.000.000 : Rp. 4.006.276
= 6,9 Bulan
Penutup
Demikianlah tulisan
yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.
Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat
yang kurang jelas, dimengerti, dan lugas.Karena saya hanyalah manusia biasa
yang tak luput dari kesalahan Dan kami juga sangat mengharapkan saran dan
kritik dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Sekian penutup dari
saya semoga dapat diterima di hati dan saya ucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya. Mengenai usaha yang dijadikan objek tulisan saya
tersebut adalah bisnis fotocopy masih mempunyai prospek carah untuk
dijalankan/diguluti. Jika kita ingin membuat usaha kita bisa maju kita harus
mengembangkannya lagi dengan menambah usaha fotocopy dengan berbagai inovatif
dan kreatif
Daftar
pustaka
http://ahdasaifulaziz.blogspot.com/2011/06/studi-kelayakan-bisnis-fotocopy-mantab.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar